Pelestarian
hewan secara garis besar dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
- Pelestarian In Situ adalah pelestarian yang dilakukan pada tempat asli hewan tersebut berada. Contoh pelestarian in situ adalah suaka margasatwa, hutan lindung, dan taman nasional. Suaka margasatwa merupakan kawasan yang melindungi hewan.
- Pelestarian ex situ adalah pelestarian yang dilakukan di luar tempat tinggal aslinya. Hal itu dilakukan karena hewan kehilangan tempat tinggal aslinya. Selain itu, pelestarian ex situ dilakukan sebagai upaya rehabilitasi, penangkaran, dan pembiakan hewan Contoh pelestarian ex situ antara lain seperti Taman Safari, kebun binatang, dan penangkaran.
Selain pelestarian in situ dan ex
situ, kitapun dapat menjaga kelestarian dengan usaha-usaha sebagai berikut :
- Tidak berburu hewan sembarangan
- Melindungi hewan hewan langka
- Hewan langka dibudi dayakan
- Mencari alternatif pemanfaatan hewan-hewan langka dengan menciptakan pengganti berbahan sintetis.
Usaha yang dilakukan pemerintah
untuk menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan langka diantanya adalah :
- Suaka marga satwa yaitu tempat melindungi hewan tertentu terutama hewan langka.
- Cagar alam Sebagai tempat perlindungan dan pelestarian hewan, tumbuhan, tanah dan air
- Hutan lindung Sebgai tempat melindungi air / daerah resapan air karena di hutan dengan tumbuhan yang menutupinya jika terjadi hujan maka air akan tertahan dan diserap tanah
- Inseminasi buatan Inseminasi buatan adalah perkembangbiakakn pada hewan dengan menyuntikkan sperma dari hewan jantan pada hewan betina ( biasa dilakukan pada hewan mamalia)
No comments:
Post a Comment